3 HAL YANG PATUT KITA RAYAKAN DARI DIRI SENDIRI

...

Penulis: Nurul Fadhillah S.

Unifers, semua orang tentunya memiliki ambisi. Mengejar sesuatu, memenuhi keinginan, dan yang paling penting, memuaskan apa yang selama ini ingin didapatkan dari dulu. Bentuk ambisi itu bisa berupa apa saja. Misalnya, kamu dulunya berambisi menjadi seorang dokter karena menurutmu itu adalah pekerjaan mulia bisa membantu banyak orang. Kamu pun lantas berusaha mewujudkannya. Kamu lupa, kalau kadang, ada usaha yang juga mengkhianati hasil.

Ketika kamu gagal, kamu tahu bahwa hidup sedang mengujimu. Bahwa ada satu, dua, atau mungkin banyak jatah kegagalan dulu yang harus kamu habiskan sebelum mencapai keberhasilan. Sebelum semua keinginanmu benar-benar terpenuhi. Artikel kali ini akan menyajikanmu beberapa hal yang patut kamu rayakan dari diri sendiri.

Semua poin yang akan jelaskan nanti diambil dari Instagram dengan username EsterEfa, seorang perempuan yang senang bercerita tentang mencintai diri sendiri. Kamu bisa membaca artikel ini untuk kembali menarik napas panjang, bahwa untuk semua kesakitan yang kamu alami, kamu juga harus merayakan bahwa untunya, selama ini, kamu tidak pernah meninggalkan dirimu sendiri.

Menjadi Baik Hati

Setiap yang ada di muka bumi ini saling berdampingan. Ketika kita berbicara mengenai hitam, kita akan mengingat putih. Kita bisa dibilang cantik atau ganteng, karena ada orang yang dinilai kebalikan dari itu. Kita tahu ketika mengatakan kaya, kita juga akan mengingat miskin. Kita hidup, kita ingat kita akan mati.

Beberapa hal tersebut tidak bisa kita pilih, tapi beberapa hal yang lain bisa. Kita bisa memilih menjadi baik hati dibanding menjadi orang yang jahat. Ester bilang, rayakan kapistas hati kamu yang bisa mencintai diri sendiri, orang sekitarmu, dan bumi ini.

Sebagaimana yang dikutip dari Satupersen.net, kecenderungan manusia berbuat baik ini juga dikenal dengan istilah alturisme.  Filsuf bernama Auguste Comte menggambarkan ini sebagai suatu perilaku yang dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan orang lain, diperkuat dengan keinginan dan tekad untuk mencapai tujuan mensejahterakan orang lain. Jadi, silakan berterima kasih dengan dirimu sendiri ya, Unifers, karena telah menjadi baik selama ini.

Memerhatikan Kesehatan Mental

Pada awal tahun ini, kamu pasti sering mendengar istilah mental health is matter, bukan? Istilah ini didengungkan oleh banyak orang mengingat tuntutan hidup yang kian banyak hari ini rupanya membuat kesehatan mental kita menjadi rusak setiap harinya. Bagi mahasiswa misalnya, kamu punya tuntutan mengerjakan tugas dosen agar nilaimu bagus, agar orang tuamu tidak kecewa, dan agar kamu bisa merasa berguna.

Bagi karyawan, mereka harus bekerja dari jam kantor yang sudah ditentukan. Harus berjibaku dengan tanggungan mereka kepada keluarganya, cicilan, bahkan mungkin ada utang yang juga harus dilunasi. Kalau kata Ester, mengurus diri sendiri terkadang berarti mengambil keputusan yang sulit dan fokus pada perkembangan yang lambat tapi stabil.

Kami mengutip beberapa tips yang bisa membantumu tetap menjaga kesehatan mental dari Halodoc.com. Pertama, habiskan waktu bersama orang yang kamu cintai. Kedua, bicarakan perasaan secara teratur. Ketiga, etap aktif dan makan yang baik. Keempat, sering bersantai dan nikmati hobi. Kelima, tetapkan tujuan yang realistis.

Memiliki Kekuatan Bangkit, Mencoba Lagi, dan Berpindah

Terakhir yang patut kamu rayakan dari diri sendiri adalah keinginan untuk selalu bangkit jika terjatuh, coba lagi jika gagal, dan berpindah jika memang sudah merasa cukup dan tidak perlu lagi ada yang dipaksakan. Ketiga hal ini bukan sesuatu yang mudah, tentu saja. Kami tahu ini tidak semudah kami mengetikkannya di sini. Tapi kami percaya, ketiga hal ini saling bersinergi demi tumbuh kembang kamu sebagai manusia. Proses pendewasaan itu nyata adanya, Unifers.

Beberapa orang memilih menyerah, menggantungkan mimpinya di langit, dan menelan harapan yang mereka pikir tidak akan bisa mereka raih. Mereka lupa, bahwa ketika akan menyerah, mereka masih punya pilihan untuk bertahan, bangkit, dan mencoba lagi. Pilihan untuk berpindah dan mengubah harapan tersebut menjadi sesuatu yang mungkin sedikit realistis pun bisa dilakukan.

Kami mengutip beberapa tips yang bisa diikuti ketika akan move on menurut psikolog melalui Merdeka.com. Pertama, seimbangkan kenangan yang melintas. Kedua, kalau move on-mu berhubungan dengan cinta, maka hentikan mencari tahu hidupnya lewat media sosial. Ketiga, mulailah bercermin pada pengalaman. Keempat, lakukan hal-hal menyenangkan meski tidak ingin. Terakhir, manfaatkan dukungan para sahabatmu.

Semua masalah yang menderamu saat ini bisa diselesaikan jika berdamai dengan menerima konsekuensi dari masalah tersebut, Unifers. Itu setidaknya yang kami kutip dari Idntimes.com ketika mengangkat artikel soal move on yang sulit dalam ilmu psikologi. Setelah mengetahui kenyataan ini, kami harap kamu mulai merayakan apa-apa yang sudah kamu dapatkan, apa-apa yang hilang dari dirimu setahun lalu, dan apa saja mimpi yang masih siap kamu kejar ke depannya. Cheers!

Referensi

Ester. (2021). 5 Hal yang Kita Rayakan dari Diri Sendiri. Instagram.com, dilihat 13 Januari 2022, https://www.instagram.com/p/CSg3PMBhruX/?utm_source=ig_web_copy_link

Khairunnisaa, Nida. (2021). Apa itu Altruisme? Mengapa Manusia Melakukan Hal-Hal Baik?. Satupersen.net, dilihat 13 Januari 2022, https://satupersen.net/blog/apa-itu-altruisme-mengapa-manusia-melakukan-hal-hal-baik

Makarim, Fadhli R. (2019). Pentingnya Jaga Kesehatan Mental Sejak Dini. Halodoc.com, dilihat 13 Januari 2022, https://www.halodoc.com/artikel/pentingnya-jaga-kesehatan-mental-sejak-dini

Setyorini, Tantri. (2022). 9 Tips Move On Ampun yang Disarankan Para Psikolog. Merdeka.com, dilihat 13 Januari 2022, https://www.merdeka.com/gaya/9-tips-move-on-ampuh-dari-para-psikolog-kln.html

Tria, Delfitria. (2017). Mengapa Move On itu Sulit? Ini Jawaban Ilmu Psikologi. IDNTimes.com, dilihat 13 Januari 2022, https://www.idntimes.com/life/relationship/delfitria-tria/mengapa-move-on-itu-sulit-ini-jawaban-ilmu-psikologi-c1c2/full

Leave Comment

@UniVfajar

Press ESC to close