Tulis & Tekan Enter
Logo
images

ALASAN KENAPA KITA BOLEH MENENTANG TES NUKLIR

Penulis: Nurul Fadhillah S.

Pernahkah kamu mendengar sebuah serial berjudul Chernobyl, Unifers? Kalau belum, kamu harus tahu kalau serial yang kemarin hanya tayang di HBO, sekarang sudah bisa kamu nikmati di Netflix loh. Bercerita soal masa lampau, Chernobyl nyatanya sukses memperlihatkan dampak bencana nuklir di Republik Sosialis Soviet Ukraina pada April 1986 silam.

Nuklir sendiri merupakan bagian dari atau yang berhubungan dengan nukleus atom atau inti atom. Bagi banyak negara, memiliki nuklir akan meningkatkan harga diri, seperti yang pernah diungkapkan oleh pihak Korea Utara dan India. Berbicara soal nuklir, hari ini adalah Hari Internasional Menentang Tes Nuklir loh, Unifers.

Tunggu.. Kok terlalu jauh kita bicara soal nuklir? Memangnya Indonesia punya nuklir?

Jawabannya, ya! Kita pernah punya bom nuklir. Sedikit cerita, awal 1960 Presiden Soekarno merasa kalau negara harus punya kapabilitas dalam pengayaan uranium. Ia pun menjalin kerjasama dengan Amerika Serikat dalam pengembangan nuklir. Awalnya Indonesia hanya ingin menggunakan nuklirnya demi tujuan damai, tapi di tengah kerja sama dengan Amerika, Kennedy yang akrab dengan Soekarno pun meninggal. Kebijakan pun berubah.

Akhirnya Soekarno meminta semua Ilmuan Lembaga Tenaga Atom (LTA) Indonesia untuk pergi berguru ke China karena mereka berhasil mengujicoba bom atom nuklirnya pada 1964. Brigdjen Hartono sebagai Direktur Pengadaan Senjata Angkatan Darat akhirnya mengumumkan Indonesia akan melakukan uji coba peledakan bom nuklir pada 1969 mendatang di luar kepulauan Mentawai, Sumatera.

Tapi gagal tentu saja, Unifers, karena faktor politik. Soekarno pun lengser dan membuat semua rencana tersebut berakhir. Pertanyaan selanjutnya, memangnya kenapa sih kalau tes nuklir ini diadakan? Kalau kamu mau lihat secara visual, kamu bisa coba menonton Chernobyl. Kalau tidak, berikut kami jabarkan alasannya dan mengapa kamu memang sebaiknya menentang tes nuklir ini. Ingat baik-baik alasan ini, sebab besok-besok bisa saja rencana ini diungkap kembali.

1. Merusak Tubuh Manusia Secara Perlahan

Kalau kamu coba ketik di Google, akan bertebaran situs-situs yang dikelola oleh dokter untuk memperingatkanmu akan bahaya nuklir bagi tubuh manusia. Sebagai gambaran, kira-kira seperti ini. Pertama, kerusakan pada jaringan kulit. Hal ini bisa dilihat dari jumlah paparan radiasi nuklir besar yang dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan kulit. Rasanya, kulitmu akan seperti terbakar dan mengelupas. Akan tambah perih jika terkena air. Selain itu ketika terpapar radiasi nuklir, rambutmu bisa rontoh dan mengalami kebotakan permanen.

Kedua, DNA mu pun akan mengalami kerusakan karena mutasi gen yang menghancurkan sel manusia. Akhirnya dapat menyebabkan kerusakan organ sel yang tidak terbentuk dengan baik. Ketiga, hancurnya sistem pencernaan manusia karena menyebabkan pendarahan pada perut yang dapat berlangsung selama beberapa hari.

Keempat, nuklir mampu menyebabkan kanker karena kerusakan molekul pada sel-sel manusia yang dapat terjadi akibat sel-sel tubuh sehat bertabrakan dengan radiasi nuklir. Kelima, tentu saja kematian. Semua kerusakan yang kami sebutkan sebelumnya bisa membuat sel-selmu mati dan merusak sum-sum tulang belakangmu. Tubuhmu akhirnya tidak mampu melawan infeksi dan penyakit.

2. Menghadirkan Hewan-Hewan Abnormal

Selain manusia, hewan pun menjadi taruhan ketika tes nuklir diadakan di suatu wilayah. Sebagaimana dalam film Chernobyl, hewan-hewan abnormal akan bermunculan sebagai efek dari reaksi nuklir. Reproduksi hewan yang terganggu, mengakibatkan setidaknya 400 hewan di daerah tersebut bisa mengalami kondisi abnormal.

Kalau di Chernobyl, hewan-hewan yang selamat dicontohkan mengalami bentuk tubuh yang tidak semestinya. Bahkan di sana ada sapi yang memproduksi susu beracun, ada laba-laba yang memproduksi jaring beracun, bahkan ada kucing yang menjadi sangat agresif terhadap hewan-hewan kecil dan mampu memakan segalanya.

Beberapa hewan dengan bentuk aneh pun bisa tercipta karena efek nuklir ini. Mulai dari ukuran tubuh dan warna yang tidak semestinya. Hal ini disebabkan oleh makanan dan air yang mereka konsumsi di sekitar daerah uji coba nuklir.

Wah ngeri juga ya, Unifers, dampak dari tes nuklir ini. Semoga saja pihak-pihak yang di atas lebih bisa menjadikan ini pertimbangan sebelum memutuskan sesuatu yang berkaitan dengan kemaslahatan seluruh umat manusia.


TAG

Tinggalkan Komentar