Tulis & Tekan Enter
Logo
images

DIBALIK KENYAMANAN BERUTANG DIGITAL

Penulis: Nurul Fadhillah S.

Masa pandemi mengharuskan kita semua tinggal di rumah. Sementara, kebutuhan konsumsi kita harus tetap terpenuhi. Sayangnya, tidak semua dari kita memiliki cukup dana untuk memenuhi kebutuhan kita. Bagi banyak orang yang sudah berpindah dari konsumsi ke konsumtif, akan ada banyak cara untuk memenuhi keinginan-keinginannya berbelanja. Marketplace menyediakan itu. Berkat kecanggihan teknologi, marketplace mampu memiliki fitur-fitur yang dapat membuat kita semua tergoda untuk berutang.

Lewat Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ini mari kita melihat kemunculan fenomena baru. Berutang digital bukan lagi hanya menggunakan kartu kredit, tapi kini juga bisa dengan menggunakan fitur pada aplikasi yang disebut Paylater. Dengan Paylater, kita semua bisa membeli barang yang kita inginkan, bayarnya belakangan. Hanya dengan modal sentuhan jari, tanpa kartu, dan tanpa jaminan apapun kita bisa berbelanja semau kita. Proses pendaftaran yang mudah, cepat, dan praktis membuat siapa saja bisa menggunakan fitur tersebut.

Untuk beberapa orang yang memiliki gaya hidup tinggi dengan penghasilan pas-pasan, Paylater merupakan kemajuan teknologi yang menggembirakan. Bagaimana tidak, mereka bisa mendapatkan barang yang mereka inginkan tanpa harus keluar uang saat itu juga. Apalagi, marketplace kerap kali memberikan tawaran promo menarik jika penggunanya berbelanja menggunakan Paylater. Jangka waktu cicilannya juga bisa disesuaikan dengan kemampuan pengguna, mulai dari 1 bulan sampai 12 bulan. Semakin singkat jangka waktu yang dipilih, maka semakin kecil beban bunga yang dibayarkan.

Tapi, Unifers, selain memberikan keuntungan, Paylater tentu saja bisa memberikan kerugian jika digunakan berlebihan dan tanpa perencanaan yang baik. Jadi, sebelum menggunakan Paylater mari kita ketahui bersama apa-apa saja sih kerugian yang berpotensi dialami penggunanya.

Menjadi Boros

Karena kita dimudahkan dalam hal berbelanja, nantinya akan selalu ada anggapan bahwa kita bisa memiliki barang apapun, bahkan ketika tidak sedang memiliki uang. Dengan begitu, jiwa konsumtif kita menjadi tidak terkontrol. Kita tidak lagi berpikir panjang saat ingin memiliki sesuatu. Padahal, sebenarnya kita hanya menunda pembayaran dengan nominal yang lebih besar dari yang seharusnya dibayarkan di awal.

Menambah Utang

Karena setiap menginginkan sesuatu kita tidak lagi berpikir panjang, maka dengan Paylater kita akan memiliki utang yang lebih banyak. Pada akhirnya, tanpa kita sadari tagihan akan menumpuk di akhir bulan. Dan jika terlambat membayar, kita akan dikenakan beban bunga dan denda yang makin membuat kita harus keluar uang lebih banyak.

Ancaman Keamanan Data Pribadi

Teknologi yang canggih tidak menjamin keamanan data pribadi tidak bisa diretas oleh para pelaku cyber crime. Data pribadi kita bisa saja disalahgunakan untuk melakukan tindakan penipuan. Bayangkan, betapa menyebalkannya jika kita harus terseret kasus kejahatan yang kita sendiri tidak tahu apa-apa. Belum lagi, jika data pribadi kita dipakai untuk melakukan pinjaman-pinjaman online di aplikasi-aplikasi fintech yang kita tidak kenal. Tagihan akan masuk ke kita, padahal kita tidak meminjam apapun di sana. Untuk itu, meskipun marketplace menjamin data yang kita masukkan pada fitur Paylater aman, kita tetap harus berhati-hati dalam memberikan data pribadi, khususnya informasi akun dan password.

Menurunnya Skor Kredit

Di kemudian hari, kita mungkin berencana membeli rumah atau kendaraan dengan cara kredit melalui bank. Akan ada integritasi yang baik pada aplikasi dengan fitur Paylater dan rekening bank. Kita tidak bisa mengetahui apa yang akan terjadi ke depan. Bisa saja kita mengalami kejadian tidak terduga yang membuat kita tidak mampu membayar tagihan Paylater secara tepat waktu dalam waktu yang cukup lama. Hal ini akan memperburuk reputasi kredit kita dan mempengaruhi skor kredit perbankan yang kita punya. Dampaknya, setiap pengajuan cicilan yang kita ajukan ke bank bisa saja ditolak hanya karena rekam jejak kita buruk di Paylater.

Unifers, tidak apa-apa jika kita harus berutang, asalkan sesuatu yang menjadi penyebabnya betul-betul karena kebutuhan yang mendesak. Dan kehadiran Paylater akan sangat membantu menyelamatkan kita di saat-saat genting masalah keuangan. Misalnya, kita memerlukan dana untuk biaya transportasi mendadak dan biaya makan harian di tanggal-tanggal tua. Pikirkan kembali jika ingin berutang hanya karena barang yang dipajang di marketplace favorit kalian sedang lucu-lucunya. Baca kembali artikel ini sebelum memberi makan hasrat konsumtif yang menyalak dalam diri kalian.

 


TAG

Tinggalkan Komentar