Tulis & Tekan Enter
Logo
images

KEBIASAAN BAIK YANG BISA MEMBANTU SUNGAI TETAP SEHAT

Penulis: Nurul Fadhillah S.

Apa yang terbersit di benak kamu jika mendengar kata sungai? Ya, mungkin kamu akan mulai membayangkan air jernih yang mengalir tiada henti, kamu bisa mandi di sana, bahkan bisa meminum airnya langsung. Oh, kalau lagi beruntung kamu juga bisa memancing dan membawa pulang ikan untuk makan malammu di rumah. Kalau kamu tinggal di desa, sungai mungkin adalah tempatmu bermain bersama teman-teman kecilmu sambil melihat ibu-ibu berkumpul mencuci baju.

Menyenangkan membayangkan sungai dan potongan-potongan kenangan yang pernah terjadi di sana. Tapi, semua akan lain cerita jika sungaimu tidak lagi bersih. Sampah berserakan, di beberapa bagian bertumpuk, dan mencemari airnya. Sungai tidak lagi bisa memberikanmu manfaat karena dia sendiri pun sudah kehilangan dirinya.

Menurut Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), 67,94 persen sungai di Indonesia sudah berstatus terancam berat di tahun 2015. Produksi sampah di Indonesia menurut Menteri Lingkungan Hidup, Siti Nurbaya, mencapai 64 ton per tahun. Wow fantastis! Dan itu di tahun 2015 loh, bagaimana dengan sekarang? Tahun bertambah, produksi plastik makin banyak, dan kesadaran manusia untuk tidak membuang sampah sembarangan belum juga meningkat. Maka, bayangkan saja sendiri.

Bertepatan dengan Hari Sungai Nasional, yang jatuh pada hari ini, yuk kita mulai menumbuhkan kesadaran penuh untuk lebih peduli pada kebersihan dan kelestarian sungai. Dan tidak cuma di hari ini, mari sama-sama terus membantu menyembuhkan sungai-sungai yang tercemar di Indonesia, atau paling tidak dengan tidak menambah jumlah sungai yang rusak.

Lalu, langkah besar apa yang harus kita lakukan untuk menjaga sungai kita tercinta? Hm.. tunggu.. kita bisa mulai dari hal-hal kecil dengan mengubah kebiasaan kita dulu.

Simpan sampah plastikmu di saku baju, celana, atau tas jika tidak melihat tempat sampah di sekitar. Oke Unifiers, saya tahu rasanya gatal sekali ingin melepas benda-benda tidak berguna yang ada di tangan kita. Tapi, coba ditahan dulu. Simpan sampah plastikmu sampai kamu menemukan tempat yang tepat untuk membuangnya. Percayalah, membuangnya sembarangan sangat membuatmu tidak keren.

Bawa kantong belanja sendiri tiap kali ke pasar atau pusat perbelanjaan. Dengan membawa kantong belanja sendiri, kamu tidak perlu lagi memakai kantong plastik berlapis-lapis dan menumpuknya di rumah lalu membuangnya di akhir pekan. Selalu bawa kantong belanjamu sendiri dan simpan di dashboard kendaraan atau tas yang sehari-hari kamu pakai. Dengan begitu kamu bisa membantu bumi untuk sedikit mengurangi plastik yang dia telan.

Jika kamu mahasiswa pecinta alam, bawa turun semua sampahmu jika kegiatanmu di atas gunung sudah selesai. Bawa sampahmu ikut pulang. Jangan membuangnya di sungai tempatmu mengambil air minum. Penduduk sekitar sumber airnya juga dari sana. Jika kamu datang dan hanya merusak sungai dan alamnya, sepertinya sebutan “pecinta alam” yang ada padamu harus dipertanyakan lagi.

Sampah-sampah kecilmu ditambah sampah domestik orang lain yang dibuang sembarangan akan sampai ke sungai. Berkumpul dan tertimbun di sana mengotori dan mencemari air yang sebenarnya bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk itu, ayo kita menanamkan kesadaran lingkungan mulai dari sekarang, mulai dari yang paling dekat. Diri sendiri. Tindakan kecil ini jika cuma kamu yang melakukan mungkin tidak akan kelihatan dampaknya, tapi coba bayangkan jika semua orang melakukan hal yang sama. Jadi, terima kasih untuk tidak membuang sampah sembarangan ya, Unifiers!


TAG

Tinggalkan Komentar