LAKUKAN 5 HAL INI PADA TAHUN PERTAMAMU BERKULIAH

...

Penulis: Nurul Fadhillah S.

Tahun pertama kuliah, bagi beberapa orang, mungkin menjadi momok yang menyeramkan. Sebagian lagi bisa saja merasa excited untuk menghadapi apa yang akan dia lalui selama menjadi seorang mahasiswa.

Kali ini, kami akan memberikanmu beberapa poin yang sebaiknya kamu lakukan di tahun pertamamu berkuliah nih, Unifers. Kelima poin yang akan kami jabarkan ini diharapkan nantinya tidak hanya memberimu pedoman bagaimana menjadi mahasiswa teladan, tapi juga mengubah dan memengaruhi banyak hal di dalam dirimu. Sadar atau pun tidak.

  1. Beradaptasi

Ketakutan pertama ketika menjadi mahasiswa baru adalah takut tidak punya teman. Apalagi jika kamu berkuliah bukan di kota asalmu, atau, kamu memilih kampus yang tidak dipilih oleh teman-teman SMA-mu. Perasaan semacam itu lumrah terjadi, Unifers. Jadi jangan takut.

Poin pertama yang harus kamu lakukan pada tahun pertama perkuliahanmu adalah segera beradaptasi. Mengutip dari Kompas.id, ketika kamu pertama kali memasuki bangku perkuliahan, kamu mungkin akan cukup kaget menerima bahwa kamu dan teman-teman barumu berbeda dari segi usia, sukup, bahkan agama.

Menyadari bahwa kamu harus segera beradaptasi adalah sesuatu yang perlu kamu usahakan. Sebab kamu akan dituntut untuk bekerja sama dengan teman-teman barumu, bekerja sama dengan teman-teman yang bahkan berbeda jurusan denganmu jika kamu bertemu di unit kegiatan mahasiswa, atau bekerja sama dengan mereka karena diharuskan oleh dosen mata kuliah.  

  1. Temukan Cara Belajar yang Cocok

Segera menemukan cara belajar yang cocok untukmu selama berkuliah adalah poin kedua yang harus kamu lakukan di tahun pertama perkuliahanmu nih, Unifers. Tujuannya sederhana saja, agar nanti kamu bisa merasa nyaman dengan cara tersebut tanpa memaksakan cara belajar yang dilakukan oleh orang lain.

Kami merangkum artikel dari Quipper.com yang menjelaskan ada 3 jenis gaya belajar yang bisa kamu pilih. Pertama, gaya belajar visual. Cirinya adalah kamu cenderung mudah menyerap, mengatur, dan mengolah suatu informasi melalui indra penglihatan aau dengan cara melihat. Kamu pun biasanya lebih mudah mengingat sesuatu yang dilihat daripada yang didengar, suka membaca daripada dibacakan, teliti terhada detai, dan mempelajari materi dengan cara membaca catatan dan membuat ringkasan.

Kedua, gaya belajar auditori. Gaya ini cenderung mengolah informasi yang banyak dipengaruhi oleh indra pendengaran. Biasanya, orang-orang yang cocok dengan gaya belajar ini sangat membutuhkan suasana belajar yang kondusif karena sulit menyerap informasi di tengah keributan. Cirinya adalah mereka lebih suka diskusi dan menjelaskan sesuatu dengan panjang lebar, berbicara sendiri, hingga suka mengikuti seminar atau ceramah.

Ketiga, gaya belajar kinestik. Gaya yang stau ini cenderung lebih mudah menyeram informasi melalui sentuhan dan gerakan tubuh. Misal saat berpikir, mereka terbiasa melakukan gerakan khusus secara berulang. Cirinya, senang dengan praktik, tidak mudah terganggu dengan keributan, suka menggunakan isyarat tubuh saat berbicara, dan suka menyentuh untuk dapat perhatian.

Jadi, merunut pada ciri di atas, kamu lebih cocok pada gaya belajar seperti apa, Unifers?

  1. Perhatikan Silabus atau RPS Perkuliahan

Apa yang membedakanmu saat SMA dengan saat berkuliah adalah, di bangku perkuliahan, dosen punya kewajiban memberitahumu materi yang akan kamu dapatkan selama satu semester perkuliahan. Materi tersebut disusun oleh dosen dalam bentuk RPS atau Rancangan Pembelajaran Semester. Biasa juga disebut dengan silabus.

Dikutip dari Kursiguru.com, silabus atau RPS semacam ini berguna sebagai pedoman pengembangan perangkat pembelajaran di kelas. Misalnya mulai dari perencanaan, pengaturan kegiatan pembelajaran, dan penilaian.

Kamu wajib memerhatikan materi apa yang akan kamu hadapi selama satu semester, agar kamu bisa segera menyiapkan bahan-bahan terkait materi tersebut. Perhatikan dengan saksama, tanyalah dosenmu jika kamu belum mengerti,entah itu dari segi materi, tugas, bahkan juga poin-poin penilaian dosen terhadap mahasiswa.

  1. Perkuat Kemampuan Mendengarkan dan Memahami Materi

Kemampuan memahami dan mendengarkan suatu materi menjadi poin keempat yang harus segera kamu lakukan pada awal perkuliahanmu. Hal ini menjadi penting mengingat dalam bangku perkuliahan, seorang mahasiswa akan dituntut untuk memiliki kemampuan analisis yang baik.

Kemampuan ini tidak lahir begitu saja. Ia diasah lewat kemampuan mendengarkan dan memahami. Secara sederhana, jika dosenmu di kelas sedang menjelaskan mengenai materi komunikasi nonverbal, cobalah untuk mendengarkan lalu memahami materi tersebut dengan mengaitkannya dalam kehidupan sehari-hari. Bila kamu misalnya menggunakan stiker sebagai ekspresimu dalam berkomunikasi bersama teman melalui chat.

Sebagaimana yang dikuti dari Neliti.com, memiliki keterampilan mendengarkan dalam berkomunikasi mengiri keterampilan bertanya untuk menjalin komunikasi yang efektif. Kemampuan ini secara aktif diartikan untuk mendapatkan informasi, serta sikap dari pembicara yang tujuannya memahami pembicaraan secara objektif.

  1. Bergabung dengan Organisasi Kampus atau Komunitas

Setelah melakukan keempat poin di atas, sebagai penutup, kamu juga disarankan untuk mulai bergabung dengan organisasi, unit kegiatan mahasiswa, atau komunitas pada tahun pertama perkuliahanmu, Unifers. Ada banyak manfaat yang bisa kamu ambil jika melakukan itu.

Seperti yang kami kutip dari Kompas.com, kamu bisa menambah pengetahuan lewat interaksi antaranggota dari berbagai latar belakang. Kamu juga bisa memperluas jaringan, jadi besok-besok kalau ada proyek atau tugas kuliah, ada banyak teman yang bisa membantu. Terakhir, kamu bisa belajar kepemimpinan pastinya.

Jadi siapkan dirimu dari sekarang ya!

Referensi

Adit, Albertus. (2021). Ini 5 Manfaat Organisasi bagi Mahasiswa. Kompas.com, dilihat 9 Januari 2022, https://edukasi.kompas.com/read/2021/10/04/060700271/ini-5-manfaat-organisasi-bagi-mahasiswa?page=all

Fazri, Deni. (2020). Adaptasi Kebiasaan Baru Bagi Mahasiswa Baru. Kompas.id, dilihat 9 Januari 2022, https://muda.kompas.id/baca/2020/09/02/adaptasi-kebiasaan-baru-bagi-mahasiswa-baru/

Janitra, Mawardi. (2020). Tes Gaya Belajar, Ketahui Cara Belajar Paling Efektif Untukmu di Era New Normal. Quipper.com, dilihat 9 Januari 2022, https://www.quipper.com/id/blog/quipper-campus/campus-info/n-tes-gaya-belajar/

Sari, Ambar W. (2016) Pentingnya Ketrampilan Mendengar dalam Menciptakan Komunikasi yang Efektif. Neliti.com, dilihat 9 Januari 2022, https://www.neliti.com/id/publications/54775/pentingnya-ketrampilan-mendengar-dalam-menciptakan-komunikasi-yang-efektif

Setyawan, Aditya. Silabus: Pengertian, Manfaat, Fungsi, dan Komponen Menurut Para Ahli. Kursiguru.com, dilihat 9 Januari 2022, https://www.kursiguru.com/silabus/

Leave Comment

@UniVfajar

Press ESC to close